TIK Gelar Pelatihan Kader Pembangunan Manusia
Eyang Sam Benk 08 Agustus 2019 22:46:08 WIB
Prevalensi stunting pada anak di Indonesia telah menimbulkan kekhawatiran di jajaran teratas pemerintahan. Pada 2013, 37,2 persen anak balita di Indonesia (hampir 9 juta anak) mengalami stunting, 19,6 persen kekurangan berat badan, sementara 11,9 persen kelebihan berat badan atau mengalami obesitas. Stunting adalah kondisi malnutrisi kronis dan penyakit berulang pada anak. Hal ini dapat diukur dengan membandingkan tinggi anak dengan Standar Grafik Pertumbuhan WHO.
Masyarakat sering mempertanyakan, kenapa tinggi dan pendek dipersoalkan, bukannya ini hal yang biasa kita lihat sehari-hari? Pada masyarakat agraris di perdesaan, cenderung tidak mempersoalkan tinggi atau pendek badan. Yang penting badannya kuat untuk bekerja di sawah, ladang, peternakan, dan perkebunan. Ini merupakan tantangan ketika mengajak masyarakat untuk peduli pada persoalan stunting. Akibat dari stunting tidak hanya pada persoalan berbadan pendek saja, namun ada hal yang lebih penting dari hal tersebut, yaitu adanya tingkat kecerdasan yang lebih rendah sehingga dapat menimbulkan beberapa permasalahan.
Inilah yang kemudian memicu Kementrian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) menggelar Pelatihan Kader Pembangunan Manusia (KPM). Demikian juga dengan Tim Inovasi Kabupaten (TIK) Kabupaten Trenggalek, pada hari Rabu (7/8/2019) bertempat di Graha Hotel Hayam Wuruk Kabupaten Trenggalek, dilaksanakan Pelatihan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM) Program Inovasi Desa Kader Pembangunan Manusia (KPM). Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kab. Trenggalek. Pelatihan diperuntukan bagi cluster tiga yaitu Kecamatan Trenggalek, Kecamatan Bendungan, Kecamatan Karangan, Kecamatan Suruh dan Kecamatan Tugu. Pelatihan dilaksanakan selama tiga hari. Peserta pelatihan terdiri dari Kader Pembangunan Masyarakat (KPM), Perangkat Desa dan Kecamatan, Tim Pengelola Inovasi Desa (TPID) dan TPID dari Kecamatan. Kegiatan pelatihan dihadiri oleh Tenaga Ahli Program, Pembangunan, Pemberdayaan Masyarakat Desa (TA P3MD). Kegiatan ini salah satunya bertujuan untuk melengkapi proses pencairan dana desa tahap tiga dan diharapkan bisa membantu seluruh KPM mengenai data dan laporan yang lebih akurat.
Kader Pembangunan Manusia (KPM) merupakan kader yang ditempatkan khusus di desa-desa yang menjadi lokasi prioritas Pengembangan Sumber Daya Manusia (PSDM). Tugas KPM adalah :
a. Meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap stunting melalui pengukuran tinggi badan baduta untuk mendeteksi dini stunting dengan tingkat pertumbuhan.
b. Mengidentifikasi sasaran 1000 (HPK) melalui peta sosial desa dan Pengkajian Kondisi Desa (PKD).
c. Memfasilitasi desa untuk mengoptimalkan penggunaan Dana Desa dalam RKPDesa dan APBDesa untuk intervensi pencegahan stunting.
d. Mendukung desa dan masyarakat untuk memantau dan memastikan konvergensi lima paket layanan pada rumah tangga 1000 HPK, menerima dan melaporkan hasilnya.
e. Bekerjasama dengan Pemerintahan Desa, PLD, PD & TPID dalam mengidentifikasi kegiatan-kegiatan inovatif di bidang PSDM dan upaya penanggulangan stunting.
f. Melengkapi data-data yang dibutuhkan dalam rangka capturing awal.
Komentar atas TIK Gelar Pelatihan Kader Pembangunan Manusia
Formulir Penulisan Komentar
Layanan Mandiri
Silakan datang / hubungi perangkat Desa untuk mendapatkan kode PIN Anda.
Masukkan NIK dan PIN!
Komentar Terkini
Statistik Kunjungan
| Hari ini | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Kemarin | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
| Jumlah pengunjung | ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() ![]() |
- Pengumuman Cuti Bersama
- Infografis APBDes Desa Tegaren Tahun Anggaran 2023 Dan LKPJ Tahun 2022
- Sabet Juara di Festival Jajanan Sadewa 2022
- Selamat Hari Raya Idul Fitri 1443 H
- Empat Desa di Kabupaten Trenggalek Lolos ke-500 besar ADWI 2022
- Penyaluran BLT-DD Tahun 2022 Bulan Januari-Maret
- LKPJ TA 2021 dan APBDes Induk Tahun 2022



.jpg)










